Liburan Murah dan Produktif Ala Mahasiswa Bersama Laptop ASUS


Halo, namaku Aljuni Hirossie. Orang yang mengenal ku biasa memanggil ku dengan sebutan Juni. Aku berasal dari sebuah desa kecil di Kabupaten Indramayu bagian barat. Keseharian ku saat ini adalah menjadi seorang mahasiswa jurusan Teknik Informatika di salah satu perguruan tinggi yang ada di Indramayu. Mulai kuliah pada pertengahan 2017, kini aku mulai memasuki perkuliahan semester 4.

Beberapa minggu yang lalu, aku baru saja selesai melaksanakan Ujian Akhir Semester 3 ku. Dan seharusnya, aku dan teman-temanku saat ini sudah mulai menikmati yang namanya Libur Semester. Namun apadaya, Tugas dan Projek yang diberikan pada awal semester masih menghantui kami agar segera menyelesaikannya tepat waktu.

Akhirnya, aku gunakan satu minggu setelah melaksanakan Ujian Akhir Semester itu untuk mengebut tugas-tugas yang masih terbengkalai agar cepat diselesaikan. Namun sayang, kapasitas otak ku sudah tidak mampu lagi menampung rentetan-rentetan code php yang sedang aku kerjakan itu.

Dan akhirnya aku putuskan untuk mengistirahatkan diri satu hari agar otak ini segar kembali disisa-sisa deadline yang sudah mulai menghantui. Pada tanggal 30 Desember 2018, dimana H-3 menuju deadline aku putuskan untuk liburan agar disisa sisa deadline ini otak menjadi fresh kembali.

Aku berunding dengan doi perihal objek wisata yang akan dikujungi, kebetulan dia orang Cirebon, jadi sedikitnya dia lebih tau tentang objek wisata yang terdapat disekitar Cirebon. Setelah berunding cukup lama, akhirnya diputuskan untuk liburan ke Kabupaten Kuningan.

Minggu pagi, tanggal 30 Desember 2018 aku berangkat menuju Cirebon untuk menjemput dia yang akan menemaniku untuk berlibur. Dengan menunggangi kendaraan roda dua, aku pacu motor ini dengan kecepatan normal dari Indramayu menuju Cirebon. Sebelum melanjutkan perjalanan, aku isi  bensin motor ku ini sampai full. Ya walaupun tak begitu full, tapi isi 50.000 Pertalite sangatlah cukup untuk perjalanan kali ini.

Perbatasan Indramayu-Cirebon (foto : pribadi)

Perjalanan menuju Cirebon ini aku tempuh selama 2 jam perjalanan, melewati jalur pantura yang  terkenal panasnya tak menyurutkan tekad ku ini untuk berlibur. Sampai di perbatasan antara Indramayu dan Cirebon aku putuskan untuk berhenti sesaat, melihat banyak nya pemudik dalam rangka libur tahun baru yang berhenti diperbatasan tersebut membuat aku juga ingin berhenti untuk sekadar berfoto ria dengan background Selamat Datang di Cirebon.

Setelah puas berfoto ria dengan background Selamat Datang di Cirebon tersebut, aku langsung melanjutkan perjalanan untuk menjemput dia di rumahnya. Tiba-tiba di tengah perjalanan, aku mendapati keramaian yang begitu ramai sehingga membuat jalanan macet total karenanya. Aku pun sedikit kepo dan menanyakan kepada warga sekitar tentang keramaian tersebut. Lalu dijelaskan oleh warga sekitar bahwa sedang ada acara arak-arakan dalam rangka acara sunatan masal yang diselenggarakan oleh salah satu desa.

arak-arakan Foto : pribadi

Acaranya pun meriah, banyak arak-arakan berbentuk hewan yang memeriahkan jalanan di sekitar  desa tersebut. Ada kuda, naga, macan, bahkan panda. Walaupun macet, entah kenapa aku bahagia dengan melihat tradisi seperti ini. Mood untuk berlibur pun semakin bertambah. Setelah terbebas dari kemacetan yang menyenangkan tersebut, aku langsung melanjutkan perjalanan menuju rumah doi.

Sesampainya di rumah dia, aku lihat ternyata dia belum mandi sama sekali. Padahal waktu sudah menunjukan siang hari, dan harusnya segera berangkat karena takut kemaleman di jalan saar pulang nanti. Akhirnya aku pun menyuruhnya untuk segera mandi agar bisa sampai tujuan tepat waktu.

mengerjakan projek. foto : pribadi

Selagi menunggu dia mandi dan juga dandan, aku habiskan waktu untuk mengecek dan mengerjakan kembali projek yang sedang aku kerjakan selama satu semester ini. Deadline projek yang hanya menghitung hari lagi ini aku kebut demi memperoleh nilai yang baik. Untungnya laptop yang aku gunakan sangatlah membantu bagiku untuk mengerjakan projek ini.

Laptop Asus A450L ini sudah menemaniku kurang lebih selama 4 tahun, laptop ini juga memberikan ku kemudahan dalam melakukan hal apapun yang berhubungan dengan tugas ataupun entertainment. Apalagi untuk saat ini, dimana banyak software-software tentang perkuliahan ku di teknik informatika yang harus di download dan instal. Selayaknya mahasiswa IT, laptop adalah kebutuhan utama bagiku untuk mengerjakan tugas-tugas yang ada.

Walaupun laptop ku bisa dibilang sudah berumur, namun spesifikasi yang ditanamkan pada Asus A450L ini masih jempolan sampai saat ini. Ok kembali ke cerita, setelah kurang lebih 30 menit mengerjakan projek di rumah doi, akhirnya dia selesai juga mandi dan dandannya. Sebentar memang dandannya, karena doi orangnya tak suka dandan yang terlalu berlebihan.

waktunya berangkat. Foto : pribadi

Ok, waktunya berangkat. Rencananya kita akan menuju objek wisata Gedung Perundingan Linggarjati yang bertempat di Kabupaten Kuningan. Perjalanan menuju kesana ditempuh kurang lebih 30 menit saja. Cuaca di sepanjang perjalanan pun sangat mendukung dan sejuk untuk dilalui. Berbagai pemandangan mulai terlihat ketika memasuki kawasan Kuningan, hamparan sawah, bukit, dan juga gunung Ciremai menemani perjalanan kita menuju tempat tujuan.

Ditengah perjalanan, kita melihat satu objek wisata yang sepertinya menarik untuk disinggahi sebentar. Nama objek wisatanya tersebut ialah Wisata Alam Cibeureum, objek wisata alam ini banyak disinggahi wisatawan karena terkenal akan habitat monyet ekor panjangnya. Alhasil kami putuskan sebelum menuju Linggarjati, kami singgah sebentar di objek wisata alam cibeureum ini.


Pemandangan hutan pinus yang banyak, serta ditemani kawanan monyet ekor panjang menambah nilai plus dari objek wisata ini. Disini kami istirahat sebentar sembari menikmati pemandangan hutan pinus yang rindang ini, ditemani dengan tahu gejrot mamang budi semakin menambah mood liburan kali ini.


Istirahat sembari menikmati objek wisata alam Cibeureum sudah puas, kita pun melanjutkan perjalanan menuju tujuan utama kita yaitu Gedung Perundingan Linggarjati. Yang dimana jarak dari Objek wisata alam Cibeureum hanya 15 menit perjalanan saja. Sepanjang perjalanan mata dimanjakan dengan rentetan bukit, pesawahan, dan juga gunung Ciremai yang terlihat sangat dekat sekali.

Sesampainya di Gedung Perundingan Linggarjati, kami tak langsung masuk ke area museum. Kami sempatkan diri untuk santap siang di warung emperan yang berada dekat dengan museum Linggarjati tersebut. Kita memesan bakso untuk santap siang kali ini, ditemani dengan es kelapa muda menambah kenikmatan dan juga semangat untuk menyusuri museum Linggarjati nanti.

ruangan perundingan belanda dan indonesia. Foto : pribadi

Setelah kenyang mengisi perut,kami langsung menuju gedung museum Linggarjati yang tak jauh dari lokasi kita makan. Biaya masuk untuk melihat sejarah dalam gedung ini hanya 2 ribu rupiah saja. Sangat murah sekali dilihat dari nilai sejarah yang ada. Untuk kamu ketahui saja, Gedung Pertemuan Linggarjati ini adalah tempat dimana perundingan antara pihak Indonesia dengan pihak Belanda yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia.

Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan ditandatangani secara sah oleh kedua negara pada 25 Maret 1947. Gambar diatas adalah tempat dimana pihak Indonesia dan juga pihak Belanda duduk berunding bersama pada saat itu.

Didalam gedung museum juga terdapat beberapa ruangan yang masih terasa akan suasana pada saat itu, mulai dari ruangan tidur tamu dari pihak Belanda, ruangan tidur tamu dari pihak Indonesia, ruangan makan, kamar mandi, dan masih banyak ruangan-ruangan yang kental akan suasana jaman dahulu.

Asli, kalo kamu belum pernah ke tempat ini. Maka segera lah mampir, kamu akan merasakan betapa hebatnya Indonesia pada jaman dulu dalam merebut dan memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini. Perasaan kagum akan terpancar seketika ketika kamu melihat semua ruangan-ruangan yang ada pada museum ini.

Dan ini sedikit dokumentasi pribadi saat berlibur ke Gedung Pertemuan Linggarjati, Foto-foto yang ada di dalam Museum Linggarjati :

diorama/miniatur 3D Perundingan Linggarjati. Foto : pribadi

kamar tidur delegasi Indonesia. Foto : pribadi
kamar tidur delegasi Belanda. Foto : pribadi

kamar tidur delegasi Belanda. Foto : pribadi
kamar tidur PROF.IR.W SCHERMERHORN. Foto : pribadi

kamar tidur LORD KILLEARN. Foto : pribadi
Ruang Makan. Foto : pribadi

Ruang pertemuan Presiden Soekarno dan Lord Killearn. Foto : pribadi

Nah, itu dia sedikit gambaran ruangan-ruangan yang ada di Gedung Perundingan Linggarjati ini. Masih banyak ruangan-ruangan bersejarah lainnya yang tak kalah menarik untuk dipelajari. Jadi, jangan lupa untuk mampir ke objek wisata bersejarah ini yah. Untuk alamat, kamu bisa search saja di google maps untuk mengetahui rute terbaik menuju ke museum Linggarjati tersebut.

Setelah puas menyusuri sejarah yang ada di gedung museum Linggarjati ini, pada saat itu kami putuskan untuk pulang. Namun, saat menuju perjalanan pulang aku baru teringat bahwa ada satu objek wisata lagi yang menjanjikan untuk disinggahi. Dan lokasinya pun tak begitu jauh dari Museum Linggarjati. Akhirnya kita memutuskan untuk putar balik dan menuju ke arah objek wisata ini, namanya ialah Bukit Lambosir.

Awal perjalanan memang asik, banyak sawah dan juga bukit yang menamani perjalanan kami. Namun saat-saat mendebarkan pun terjadi ketika memasuki sebuah bukit yang penuh dengan pohon yang lebat. Suasana pun agak mencekam ketika memasuki jalan yang berbatu tanpa adanya rumah warga satu pun.

Kami pikir saat itu kami tersesat, karena memang saat itu kita hanya mengandalkan google maps untuk ke tujuan. Akhirnya kami putuskan untuk putar arah pada saat itu juga. Saat sudah memasuki daerah aman yang terdapat rumah warga kami putuskan untuk bertanya perihal kebenaran jalan yang baru saja kami lewati tersebut.

Dan ternyata menurut warga bahwa jalan yang kami lewati tersebut memang benar jalan menuju ke Bukit Lambosir. Kita pun kaget juga mendengarnya, karena jalan yang kami lalui itu untuk motor saja sangat sulit melewatinya. Berbatu dan juga menanjak, seperti itulah gambaran jalannya.

Namun karena keteguhan hati ingin melihat indahnya Bukit Lambosir, maka kita putuskan untuk kembali menyusuri jalanan tadi. Sepanjang perjalanan kami tak berhenti berdzikir, karena memang takut juga tidak ada satu pun manusia yang kita temui.

Kurang lebih seperti ini jalan yang kita lalui untuk menuju ke Bukit Lambosir :

perjalanan menuju bukit lambosir. Foto : pribadi

perjalanan menuju bukit lambosir. Foto : pribadi

perjalanan menuju bukit lambosir. Foto : pribadi

perjalanan menuju bukit lambosir. Foto : pribadi
Kurang lebih 20 menit kami menyusuri jalan berbatu ini, dan akhirnya kita sampai di tempat yang bernama Bukit Lambosir ini. Satu kata yang aku ucapkan saat pertama kali melihat pemandangan yang ada di Bukit Lambosir ini adalah "WOW".

Hamparan hijau langsung menyapa kami yang berada diatas ketinggian, hembusan angin yang segar menambah kesenangan dihati ini. Rasa pegal setelah melewati jalan berbatu yang ekstrim seketika hilang setelah melihat pemandangan yang ada dari atas Bukit Lambosir ini.

bukit lambosir. Foto : pribadi

Kami pun langsung mencari posisi duduk yang sekiranya enak untuk bersantai dan juga melepas rasa lelah ini. Terlihat tumpukan batu yang tersusun rapih menghadap ke arah spot utama, kita putuskan untuk duduk-duduk santai di bebatuan tersebut.

bukit lambosir. Foto : pribadi

Sembari menikmati makanan ringan yang sebelumnya sudah kita beli, aku pun membuka kembali laptop Asus ku untuk mengerjakan kembali sisa-sisa projek ku saat ini. Dengan hamparan hijau yang terhampar luas didepan mata, membuat otak ini segar kembali dan memudahkan aku untuk mengerjakan projek ku ini.

Hampir 2 jam kita berdiam diri di atas Bukit Lambosir ini, tak terasa juga projek yang aku kerjakan selama 2 jam disini sudah mendekati tahap akhir. Waktu pun sudah sore, kami putuskan untuk pulang saat itu juga. Namun salah satu pemandu wisata disitu menahan kami untuk pulang dulu, dia ingin menunjukan spot favorit untuk berfoto kepada kita.

Spot yang sangat luar biasa untuk berfoto, hampir saja kita melewatkan spot ini karena terlalu lama berdiam diri di bebatuan. Sayang sekali jika ke Bukit Lambosir ini namun tak berfoto di spot favorit ini. Berikut sedikit foto kita di spot favorit yang ditunjukan oleh pemandu wisata disitu.

bukit lambosir . Foto : pribadi

bukit lambosir . Foto : pribadi
Bagaimana? Instagramable banget kan? Untung saja kita diingatkan oleh pemandu wisata disitu, kalau tidak kita pasti menyesal sekali tidak foto disini. Dengan tiket masuk 11 ribu rupiah perorang, objek wisata Bukit Lambosir ini tentunya Worth it banget buat kamu yang lagi nyari ketenangan. Andai saja akses ke objek wisatanya diperbaiki, pasti bakal ramai sekali orang yang mengunjunginya. Dan kabar baiknya adalah, menurut pemandu wisatanya bahwa tahun ini akses menuju lokasi Bukit Lambosir akan segera diperbaiki. Wahhh, pasti bakal rame banget nih objek wisatanya.

Selesai mengobrol dengan pemandu wisatanya, kita langsung pamit untuk segera pulang karena melihat waktu yang sudah menunjukan sore hari. Dan kita pun harus kembali menghadapi jalanan berbatu yang semakin curam karena posisinya menurun dan juga banyak lubang. Namun tetap saja, pengalaman berada di bukit lambosir tak akan pernah terlupakan. Mulai dari keindahannya, kesejukannya, bahkan keramahan penjaga nya membuat kita ingin segera kembali ke sana.

Perjalanan menuju ke rumah doi yang di Cirebon di tempuh 40 menit lebih dari arah Bukit Lambosir, perjalanan liburan kali ini sangatlah berarti bagiku. Kepenatan karena projek yang sedang digarap seakan hilang setelah berlibur ke-3 objek wisata sekaligus dalam satu hari.

Setelah mengantarkannya ke rumah, aku pun pamitan untuk pulang ke Indramayu. Karena memang masih banyak kesibukan yang menantiku untuk segera menyelesaikan projek yang ada. Liburan yang mendadak ini, membuat otak ku yang selalu memikirkan rentetan bahasa pemrograman kini kembali segar dan siap untuk berpusing-pusing kembali.

Saat perjalanan pulang ke Indramayu, tepatnya memasuki jalur pantura aku merasakan keanehan pada saat itu. Waktu sudah menunjukan jam 18:30, harusnya hari sudah mulai gelap. Namun saat itu sangat berbeda, keadaan masih terang, langit berwarna kuning hingga jam 18:30 pun masih sangat terang.

Aku lihat sekitar ada beberapa bangunan yang atapnya bolong, warung kecil yang roboh, dan pohon-pohon bertumbangan. Aku masih bertanya saat itu ada apakah gerangan sehingga hal tersebut bisa terjadi. Ditambah lampu yang padam, menambah kesan ketakutan pada diri ini. Aku tak tahu apa yang terjadi saat itu, aku lanjutkan perjalanan hingga sampailah ke rumah ku.

Aku langsung membersihkan diri dengan mandi setelah sampai di rumah, selesai mandi aku pun langsung membuka hp ku untuk berselancar ria di media sosial Facebook. Selagi asik melihat-lihat beranda Facebook, aku menemukan sebuah postingan yang membuat ku saat itu kaget. Kenapa tidak, ternyata kejadian pada saat diperjalanan pulang tadi ialah disebabkan oleh angin puting beliung yang menerjang kabupaten Cirebon.

Mulai atap bolong, warung kecil roboh, hingga pohon tumbang aku saksikan saat perjalanan pulang baru saja. Saat itu aku masih bertanya-tanya sembari ketakutan, ada apakah gerangan yang terjadi. Ternyata jalan yang aku lewati baru saja diterjang angin puting beliung. Aku pun mencari berita lengkapnya, hingga aku temukan bahwa ada korban jiwa dalam bencana angin puting beliung tersebut.

Aku pun bersyukur saat itu karena tidak lewat pada saat kejadian, namun tetap saja aku ikut merasakan kesedihannya. Turut berduka cita kepada korban angin puting beliung di Kabupaten Cirebon, semoga selalu diberikan kesabaran dan ketabahan untuk menjalani kehidupan dihari esok.

Singkat cerita, pada tanggal 3 Januari 2018 aku dijadwalkan untuk mempresentasikan hasil projekku dan kelompok ku kepada semua mahasiswa di acara Expo alias pameran. Aku dan kelompok ku sudah sangat siap saat itu karena semuanya sudah beres sesuai jadwal.

presentasi projek. Foto : pribadi
Dengan total pengunjung lebih dari 100 Mahasiswa dan beberapa Dosen yang mampir untuk melihat projek kelompok ku ini menambah semangat ku untuk terus menggali potensi dalam diri ini agar berkembang lebih maju lagi dari sebelumnya. Dan kita sebagai manusia juga tak bisa selalu untuk berkutat dalam hal-hal yang memusingkan terus menerus, kadang kita perlu juga menyisihkan waktu sedikit untuk sekedar refreshing untuk menyegarkan kembali pikiran kita.

Dan begitu saja cerita liburan ku kali ini, banyak hal-hal yang tidak terduga dalam liburan ku kali ini. Namun semoga semuanya dapat diambil hikmahnya.

Oh iya, ngomong-ngomong soal laptop. Kamu pernah ngebayangin tidak ada laptop yang super ringan hingga kamu bawa kemanapun tak menimbulkan rasa pegal karena bebannya.? Nah, jika kamu orang nya suka jalan-jalan, atau kamu seorang mahasiswa, atau kamu yang menjadikan laptop adalah sebagian dari hidup kamu maka kamu perlu tahu salah satu produk baru dari Asus ini.

ASUS ZenBook S UX391UA nampaknya akan menjadi pilihan utama kamu. Kenapa tidak? Laptop terbaru dari Asus ini menyuguhkan berbagai fitur dan spesifikasi tinggi untuk kamu yang sukanya jalan-jalan, seorang mahasiswa, ataupun kamu yang menjadikan laptop adalah bagian dari hidup kamu. Penasaran kan fitur dan spesifikasi yang disuguhkan pada laptop terbaru dari Asus ini? Langsung saja ini dia fitur lengkap ASUS ZenBook S UX391UA :

1. Body Tipis, Berat Minimalis


ASUS ZenBook S UX391UA
Jika kamu seseorang yang suka bepergian, dan menjadikan laptop adalah bagian dari hidup kamu maka kamu pasti akan suka jika bisa memiliki Laptop ASUS ZenBook S UX391UA ini. Kenapa tidak, dengan berat hanya 1kg saja dan dengan ketipisan 12.9 mm bisa sangat muat bahkan menyisakan banyak space didalam tas kamu. Saat kamu bawa pun seperti tak ada yang berubah pada bobot tas yang kamu gendong. Tentu saja hal ini bisa memudahkan aktifitas bepergian mu tanpa harus memikirkan bobot laptop lagi.

2. Engsel Ergolift


Ergolift ASUS ZenBook S UX391UA

Adanya engsel Ergolift pada ASUS ZenBook S UX391UA ini juga membantu bagi penggunanya dalam menentukan posisi kenyamanan. Saat pengguna membuka laptop posisi keyboard akan sedikit terangkat dan otomatis menyesuaikan tingkat kenyamanan pengguna pada saat mengetik. Selain itu sudut kemiringan ini juga dapat meningkatkan kinerja pendingin dan audio agar bekerja secara maksimal.

Selain itu, warna Deep Dive Blue dan Rose Gold yang dipilih oleh pihak asus untuk Laptop ini menambah kesan elegan dan juga bergengsi bagi yang memilikinya. Mewah namun tidak berlebihan, itulah kata yang cocok untuk Asus Zenbook S ini, Ditambah lampu yang ditempatkan pada bagian keyboard yang berwarna emas mampu mencuri perhatian bagi siapa saja yang melihatnya.

3. Performa Tinggi


performa Asus ZenBook S UX391UA
Bicara soal performa, Asus Zenbook S ini juga dibekali dengan komponen canggih yang semuanya dipilih khusus untuk kamu agar bisa berselancar dengan lancar dan menghabiskan lebih sedikit waktu menunggu. Dengan prosesor Intel Core i7, RAM hingga 16GB, menggunakan SSD sebesar 512GB, dan menggunakan sistem operasi Windows 10 akan menambah kenyamanan kamu dalam berselancar diberbagai aplikasi menggunakan Asus ZenBook S ini. Ditambah dengan hadirnya 2 Thunderbolt USB C yang terpasang akan memudahkan proses transfering data mu.

4. Display


display Asus ZenBook S UX391UA
Selain memiliki performa dan spesifikasi yang tinggi, pada Zenbook S ini juga memiliki visual yang tinggi pula. Dengan resolusi 1920x1080, kedalaman warna 331ppi, RGB 100%, ZenBook S ini juga dilengkapi dengan layar NanoEdge ultra-high dengan warna dan detail yang hidup yang akan membuat kamu saat menatapnya langsung terpesona.

5. Baterai


Baterai Asus ZenBook S UX391UA
Dengan kapasitas baterai sebesar 50wh, kamu bisa menggunakan Asus ZenBook S ini selama 13,5 jam. Tentunya diatas rata-rata ketahanan baterai laptop saat ini. Ditambah dengan adanya fitur fast charging, mampu menambah baterai dari 0 sampai 60% hanya dalam waktu 45 menit saja. Tentunya hal tersebut sangat membantu bagi kamu yang menjadikan laptop sebagai bagian hidup kamu.

6. Audio


audio Asus ZenBook S UX391UA
Pada sektor suara, Asus ZenBook S ini memiliki dua speaker stereo berkualitas tinggi hasil kerjasama dengan spesialis audio Harman Kardon sehingga menghasilkan teknologi audio ASUS SonicMaster premium generasi berikutnya. Tentunya hasil suara dari dua speaker stereo pada Asus ZenBook S ini sangat mencengangkan, terdapat efek surround yang menyelimuti audionya yang menghasilkan audio layaknya di bioskop.

7. Fingerprint Sensor


one touch one access
Untuk mengakses ZenBook S ini kamu akan lebih mudah dan lebih aman berkat teknologi Windows Hello dan sensor sidik jari yang terpasang pada touchpadnya. Dengan adanya sensor sidik jari ini, kamu tidak perlu lagi mengetikan kata sandi setiap kali mengaksesnya. Selain itu, berkat adanya sensor sidik jari ini maka keamanan dari ZenBook S ini juga terjamin.

8. Sertifikat Milytary Grade


ketahanan Asus ZenBook S
Pihak ASUS tak main-main dalam hal build quality, terbukti pada saat tes ketahanan Asus ZenBook S memenuhi standar militer MIL-STD 810G. ZenBook S menjalani serangkaian uji yang mencakup dari Drop Test, Vibration Test, Altitude Test, High Temperature Test, Low Temperature Test dan lulus. Asus ZenBook S ini juga telah lulus uji coba di internal ASUS yang melebihi standar yang diterapkan oleh industri. Karena hal itulah Asus ZenBook S ini sangat cocok untuk kamu bawa kemanapun dan dimanapun.

Dan itu tadi fitur-fitur menarik dan juga berkelas yang dimiliki oleh Asus ZenBook S UX391UA ini yang akan membuat kegiatan sehari-hari mu akan terbantu. Apalagi untuk kamu yang suka traveling maupun yang menjadikan laptop sebagai bagian hidup kamu. 

1/12/2019 - 10 komentar

10 Komentar untuk Liburan Murah dan Produktif Ala Mahasiswa Bersama Laptop ASUS

  1. Patut dicontoh nih buat para mahasiswa khususnya ngoding dimana pun kapan pun . Mantul beud dah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus dong, ngoding dimanapun dan kapanpun..
      Hehehe...

      Hapus
  2. wah mantap liburan ke kuningan juga, aku asli kuningan ini
    oh iya mas, di kuningan banyak yg baru ngehits tuh, bisa diexplre hehe

    oh iya salam kenal ya mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iya nih lagi nyari-nyari objek wisata baru juga di wilayah 3 Cirebon. :D
      Siap explore lagi mas Aldhi :D
      Salam kenal juga yah...

      Hapus
  3. Alhamdulillah terpilih menjadi juara ke 3, selamat ya Bang Bro... Salam buat Cikgu Didno kalau ketemu. Tetap semangat...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah..
      Terimakasih bang :D
      Siap, nanti saya salamin ke pak Didno..

      Hapus